Selamat datang di modul Pola Hereditas Mendel, Penyimpangan Semu, Genetika Populasi, dan Bioteknologi pada TKA Biologi SMA/MA! Modul ini mendalami Hukum Mendel I (segregasi) dan Hukum Mendel II (asortasi bebas), persilangan monohibrid dan dihibrid, penyimpangan semu hukum Mendel (kriptomeri, polimeri, epistasis-hipostasis, gen komplementer), pautan seks dan pautan gen, hukum Hardy-Weinberg dalam genetika populasi, serta bioteknologi konvensional dan modern (kultur jaringan, rekombinasi DNA, kloning, antibodi monoklonal).
1. Genetika Klasik & Bioteknologi
Hukum Mendel & Penyimpangan Semu
- Dihibrid dominan penuh: F2 rasio fenotip 9 : 3 : 3 : 1.
- Epistasis dominan: 12 : 3 : 1; Epistasis resesif: 9 : 3 : 4.
- Kriptomeri: 9 : 3 : 4; Gen komplementer: 9 : 7; Polimeri: 15 : 1.
- Pautan seks kromosom X (buta warna, hemofilia).
Hardy-Weinberg & Bioteknologi
- Hukum Hardy-Weinberg: p + q = 1 dan p^2 + 2pq + q^2 = 1.
- Syarat: populasi besar, perkawinan acak, tanpa mutasi, seleksi, atau migrasi.
- Kultur jaringan: totipotensi sel tumbuhan eksplan.
- Teknologi hibridoma: fusi sel limfosit B + sel mieloma -> antibodi monoklonal.