Selamat datang di modul Analisis Gravimetri, Titrimetri, dan K3 Laboratorium Kimia pada mata pelajaran Kimia Analisis SMK/MAK!
1. Analisis Gravimetri & Titrimetri Volumetri
- Gravimetri Pengendapan: Kadar Analit = [(Berat Endapan Konstan x Faktor Gravimetri) / Berat Sampel] x 100%. Faktor Gravimetri (FG) = (Ar atau Mr Analit yang dicari) / (Mr Endapan yang ditimbang) x (rasio stoikiometri).
- Titrimetri Volumetri:
- Asidi-Alkalimetri: Reaksi netralisasi H+ + OH- -> H2O dengan indikator PP (fenolftalein) atau metil jingga.
- Permanganometri: Titrasi redoks menggunakan KMnO4 sebagai oksidator kuat dan auto-indikator dalam suasana asam encer (H2SO4).
- Kompleksometri EDTA: Pembentukan senyawa kompleks kelat stabil antara ion logam (Ca2+, Mg2+) dengan ligan Na2EDTA pada pH 10 buffer salmiak menggunakan indikator EBT (Eriochrome Black T).
- Argentometri: Titrasi pengendapan Ag+ + Cl- -> AgCl (putih). Metode Mohr (indikator K2CrO4, endapan merah bata Ag2CrO4), Metode Volhard (titrasi balik dengan KSCN dalam suasana asam), Metode Fajans (indikator adsorpsi fluorescein).
2. K3 Laboratorium Kimia
- Bekerja dengan asam/pelarut pekat yang mengeluarkan uap beracun wajib dilakukan di dalam Lemari Asam (Fume Hood). Limbah logam berat dan pelarut organik wajib dipisahkan ke wadah jeriken limbah B3 terpisah.