Selamat datang di modul Teknik Penangkapan Ikan, Stabilitas Kapal, dan Keselamatan Pelayaran pada kejuruan Nautika Kapal Penangkap Ikan SMK/MAK!
1. Stabilitas Kapal Ikan & Efek Permukaan Bebas
- Titik-Titik Penting Stabilitas: K (Keel/Lunas), B (Center of Buoyancy/Titik Apung), G (Center of Gravity/Titik Berat), M (Metacenter/Metasenter). Nilai GM (Tinggi Metasenter) = KM - KG. Kapal stabil positif jika GM > 0 (M berada di atas G).
- Free Surface Effect (FSE): Cairan bebas di palka ikan atau genangan air laut di geladak yang tidak mengalir lancar akibat lubang freeing port/scupper tersumbat bergerak ke sisi miring saat kapal oleng, menyebabkan titik berat semu G naik ke G' sehingga nilai GM mengecil (virtual loss of GM), yang sangat berbahaya memicu kapal terbalik (capsizing).
2. COLREG Aturan 26 & Alat Keselamatan
- Lampu Kapal Menangkap Ikan:
- Kapal yang sedang mendongkol/pukat hela (trawling): Dua lampu keliling bersusun tegak lurus, Hijau di atas Putih (Green over White).
- Kapal penangkap ikan selain pukat hela (purse seine, longline): Dua lampu keliling bersusun tegak lurus, Merah di atas Putih (Red over White). Sosok benda siang hari: Dua kerucut yang puncaknya berhimpit (tanda jam pasir).
- EPIRB (Emergency Position Indicating Radio Beacon): Memancarkan sinyal marabahaya darurat 406 MHz ke satelit COSPAS-SARSAT yang memuat identitas kapal dan posisi koordinat GPS secara otomatis saat terlepas dari dudukan hidrostatik (HRU).