Selamat datang di modul Pemrograman Berorientasi Objek (OOP), Struktur Data, dan Siklus SDLC pada mata pelajaran Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) SMK/MAK! Modul ini dirancang berdasarkan standar kurikulum rekayasa perangkat lunak modern dan standar kompetensi industri teknologi informasi.
1. Empat Pilar Pemrograman Berorientasi Objek (OOP)
- Encapsulation (Pembungkusan): Menyembunyikan detail internal objek dan membatasi akses langsung ke data atribut melalui access modifier (private/protected) dan metode getter/setter.
- Inheritance (Pewarisan): Mewariskan atribut dan metode dari kelas induk (superclass) ke kelas anak (subclass) untuk mendorong penggunaan ulang kode (code reusability).
- Polymorphism (Banyak Rupa): Kemampuan objek memproses aksi dengan cara berbeda melalui mekanisme method overriding (runtime) atau method overloading (compile-time).
- Abstraction (Abstraksi): Menyajikan antarmuka penting dan menyembunyikan kompleksitas implementasi menggunakan abstract class dan interface.
2. Prinsip Desain SOLID
- S - Single Responsibility: Setiap kelas hanya boleh memiliki satu alasan untuk berubah (satu tugas spesifik).
- O - Open/Closed: Terbuka untuk perluasan fitur (extension), tertutup untuk modifikasi kode inti (modification).
- L - Liskov Substitution: Subclass harus dapat menggantikan superclass-nya tanpa merusak fungsionalitas program.
- I - Interface Segregation: Klien tidak boleh dipaksa bergantung pada antarmuka yang tidak digunakannya.
- D - Dependency Inversion: Modul tingkat tinggi tidak boleh bergantung pada modul tingkat rendah; keduanya harus bergantung pada abstraksi.