Nata Soal
TKA SMK/MAK Teknik Geologi Pertambangan Interaktif

Operasi Tambang Terbuka, Tambang Bawah Tanah, Teknik Peledakan (Blasting), dan K3LH Tambang – Materi & Latihan TKA Teknik Geologi Pertambangan SMK/MAK

Metode penambangan (open pit, open cut, strip mine, underground mining), geometri jenjang (bench height, berm), geometri peledakan (burden, spacing, subdrilling, stemming), bahan peledak (ANFO, booster primer, detonator listrik/nonel), kestabilan lereng tambang (faktor keamanan lereng tunggal/keseluruhan), dan K3 pertambangan (Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018, gas berbahaya bawah tanah, penanganan asam tambang AAT).

Tujuan Pembelajaran
  • Menghitung geometri peledakan jenjang (Burden, Spacing, Stemming, Subdrilling) dan powder factor (PF) penggunaan bahan peledak ANFO.
  • Menganalisis parameter kestabilan lereng tambang batubara/mineral (Faktor Keamanan lereng kritis busur gelincir).
  • Menerapkan regulasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pertambangan serta pencegahan Air Asam Tambang (AAT/AMD).

Materi & Pembahasan Konsep

TKA SMK/MAK

Selamat datang di modul Operasi Tambang Terbuka, Tambang Bawah Tanah, Teknik Peledakan (Blasting), dan K3LH Tambang pada mata pelajaran Teknik Geologi Pertambangan SMK/MAK!

1. Geometri Jenjang & Peledakan Batuan

  • Geometri Jenjang (Bench): Terdiri dari tinggi jenjang (bench height), lebar lantai kerja (berm width), dan sudut lereng jenjang (face angle).
  • Parameter Peledakan (Blasting Pattern):
    • Burden (B): Jarak tegak lurus terdekat antara lubang ledak dengan bidang bebas (free face).
    • Spacing (S): Jarak antara dua lubang ledak yang berdekatan dalam satu baris sejajar bidang bebas.
    • Stemming (T): Material sumbat non-eksplosif (pasir/agregat) di bagian atas lubang bor penahan gas ledak.
    • Subdrilling (J): Kedalaman lubang bor tambahan di bawah lantai jenjang teoritis untuk mencegah lantai tonjolan (toe).
    • Powder Factor (PF): Jumlah konsumsi bahan peledak (kg) per satuan volume batuan terbongkar (m3 atau ton).

2. K3 Pertambangan & Pengelolaan Lingkungan

  • Air Asam Tambang (AAT / Acid Mine Drainage): Terbentuk saat mineral sulfida (seperti pirit FeS2) teroksidasi oleh udara dan air hujan, menghasilkan air asam ber-pH sangat rendah dan melarutkan logam berat. Pencegahannya melalui enkapsulasi batuan PAF (Potentially Acid Forming) di dalam batuan NAF (Non-Acid Forming).
Referensi: Kerangka Standar Asesmen TKA Pusmendik Kemendikdasmen RI
Simulasi CBT

Latihan Interaktif (18 Soal)

Penilaian aman & otomatis
Cek Pemahaman
3 Soal
Soal 1 Pilihan Ganda mudah
5 Poin
Jarak terdekat yang diukur tegak lurus dari lubang tembak (lubang ledak) menuju ke bidang bebas (free face) pada jenjang penambangan disebut:
Soal 2 Pilihan Ganda Kompleks sedang
5 Poin
Bahan peledak komersial ANFO yang paling banyak digunakan dalam industri pertambangan terbuka tersusun atas campuran dua bahan utama, yaitu: (Pilih dua bahan utama)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Soal 3 Benar / Salah mudah
5 Poin
Tentukan Benar atau Salah prinsip pencegahan Air Asam Tambang (AAT) di area disposal tambang!
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Reaksi oksidasi mineral sulfida (seperti pirit) oleh kontak udara oksigen dan air hujan merupakan pemicu utama timbulnya Air Asam Tambang (AAT) yang ber-pH asam rendah.
Metode enkapsulasi dilakukan dengan cara menimbun batuan pembentuk asam (PAF) di tengah dan membungkusnya rapat dengan batuan bukan pembentuk asam (NAF) serta lempung pemadat.
Air limbah tambang dengan pH 2,5 sangat menyehatkan bagi ekosistem sungai dan boleh dialirkan langsung tanpa pengolahan kapur tohor.
Latihan TKA
10 Soal
Soal 4 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Material penutup non-eksplosif (seperti kerikil ayak atau pasir kering) yang dipadatkan di bagian atas lubang tembak untuk mengurung gas hasil detonasi agar tidak terbang keluar ke udara bebas dinamakan:
Soal 5 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Kedalaman lubang tembak tambahan yang sengaja dibor melampaui batas elevasi lantai jenjang rencana (grade level) untuk mencegah timbulnya tonjolan batuan keras (toe) di dasar lantai kerja dinamakan:
Soal 6 Pilihan Ganda Kompleks sedang
5 Poin
Sistem inisiasi peledakan non-listrik (Non-Electric / NONEL) memiliki keunggulan keamanan yang nyata dibandingkan detonator listrik biasa, yaitu: (Pilih dua keunggulan)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Soal 7 Benar / Salah sedang
5 Poin
Tentukan Benar atau Salah faktor keamanan (Factor of Safety / FK) kestabilan lereng tambang batubara!
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Nilai Faktor Keamanan (FK) lereng yang lebih besar dari 1,3 hingga 1,5 menunjukkan kondisi lereng tambang yang stabil dan aman terhadap keruntuhan massa batuan.
Tingginya muka air tanah di dalam lereng batuan meningkatkan tekanan air pori (pore water pressure) yang mereduksi kuat geser bidang diskontinuitas lereng.
Lereng tambang dengan nilai Faktor Keamanan (FK) sebesar 0,7 berada dalam kondisi super stabil dan tidak mungkin mengalami pergerakan longsor.
Soal 8 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Penyanggaan tambang bawah tanah yang menggunakan batang baja berulir berkepala pelat penahan yang ditancapkan jauh ke dalam massa batuan atap terowongan untuk mengikat lapisan batuan agar tidak runtuh dinamakan:
Soal 9 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Gas beracun dan mematikan tanpa warna dengan bau khas telur busuk yang sangat berbahaya di tambang bawah tanah dan berasal dari pembusukan senyawa belerang adalah gas:
Soal 10 Pilihan Ganda Kompleks sedang
5 Poin
Alat Pelindung Diri (APD) dan peralatan keselamatan wajib yang harus dibawa oleh seorang penambang saat memasuki area terowongan tambang bawah tanah adalah: (Pilih dua perlengkapan wajib)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Soal 11 Benar / Salah sedang
5 Poin
Tentukan Benar atau Salah prinsip pemantauan geoteknik lereng tambang menggunakan Slope Stability Radar (SSR)!
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Sistem Radar Kestabilan Lereng (Slope Stability Radar / SSR) mampu mendeteksi pergerakan deformasi mikrometer dinding jenjang tambang secara kontinu siang dan malam serta menembus debu.
Peningkatan laju pergerakan dinding lereng (velocity acceleration) yang terpantau pada grafik radar menjadi dasar penetapan status alarm evakuasi dini sebelum lereng longsor.
Pemantauan lereng tambang hanya boleh dilakukan menggunakan pengamatan mata telanjang dari jarak 5 meter di dasar tebing yang sedang bergerak.
Soal 12 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Perbandingan antara volume tanah penutup batuan (overburden dalam bank cubic meter / BCM) yang harus dikupas untuk mendapatkan satu ton batubara ekonomis dinamakan:
Soal 13 Pilihan Ganda Kompleks sedang
5 Poin
Cacat atau dampak lingkungan yang merugikan akibat kegiatan peledakan tambang yang tidak terkontrol mencakup: (Pilih dua dampak negatif peledakan)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Tantangan Penalaran
5 Soal
Soal 14 Pilihan Ganda sulit
5 Poin
Pada operasi peledakan overburden tambang batubara, jenjang memiliki tinggi H = 10 meter. Pola pemboran dirancang dengan Burden B = 6 meter, Spacing S = 8 meter, dan Subdrilling J = 1,2 meter. Jika kolom lubang ledak diisi bahan peledak ANFO sebanyak 168 kg per lubang bor, berapakah Powder Factor (PF) peledakan tersebut dalam satuan kg bahan peledak per volume batuan terbongkar (kg/m3)?
Soal 15 Pilihan Ganda Kompleks sulit
5 Poin
Berdasarkan Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik, manakah dua tugas dan wewenang mutlak seorang Kepala Teknik Tambang (KTT)? (Pilih dua wewenang KTT)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Soal 16 Benar / Salah sulit
5 Poin
Evaluasi bahaya ledakan debu batubara (Coal Dust Explosion) di terowongan tambang bawah tanah!
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Debu batubara berukuran mikro yang beterbangan tersuspensi di udara terowongan dapat terpicu meledak secara dahsyat bila terinisiasi sumber api atau ledakan gas metana awal.
Aplikasi penyemprotan debu batu gamping (Rock Dusting inert) pada dinding dan lantai terowongan berfungsi mendinginkan dan memadamkan menjalarnya perambatan nyala api ledakan debu.
Debu batubara murni sama sekali tidak dapat terbakar maupun meledak di lingkungan tambang bawah tanah.
Soal 17 Pilihan Ganda sulit
5 Poin
Pada analisis kestabilan lereng tambang batuan menggunakan metode kesetimbangan batas (Limit Equilibrium Method / LEM), tipe kelongsoran lereng yang terjadi ketika massa batuan terpotong oleh dua bidang diskontinuitas (kekar) yang saling berpotongan membentuk garis perpotongan yang menyembul ke bidang lereng adalah:
Soal 18 Pilihan Ganda Kompleks sulit
5 Poin
Pengolahan pasif (Passive Treatment) Air Asam Tambang (AAT) sebelum dibuang ke lingkungan umum dilakukan dengan mengalirkan air asam melalui kolam bertingkat berupa: (Pilih dua kolam pengolahan pasif)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Sudah Selesai Mengerjakan?

Pastikan semua soal telah kamu jawab sebelum melihat skor dan pembahasan.

Nomor Soal
0 / 18
• Belum • Terjawab • Ragu
Ke Atas Soal
Tes Kemampuan Akademik SMK/MAK • Teknik Geologi Pertambangan Gratis & Otomatis