Selamat datang di modul Instalasi Tenaga Listrik Industri (PUIL), Gardu Distribusi, dan Transformator Tiga Fasa pada mata pelajaran Teknik Ketenagalistrikan SMK/MAK! Modul ini dirancang mengacu pada standar regulasi keselamatan ketenagalistrikan nasional SNI/PUIL dan standar internasional IEC.
1. Sistem Distribusi Tenaga Listrik Tiga Fasa
- Sistem Tiga Fasa 4-Kawat (380V/220V): Tegangan antar fasa (line-to-line, $V_L$) = 380 Volt; tegangan fasa ke netral ($V_{ph}$) = 220 Volt, dengan relasi matematis: $V_L = \sqrt{3} \cdot V_{ph}$.
- Daya Listrik Tiga Fasa:
- Daya Nyata / Aktif ($P$): $P = \sqrt{3} \cdot V_L \cdot I_L \cdot \cos\varphi$ (satuan Watt / kW).
- Daya Reaktif ($Q$): $Q = \sqrt{3} \cdot V_L \cdot I_L \cdot \sin\varphi$ (satuan VAR / kVAR).
- Daya Semu ($S$): $S = \sqrt{3} \cdot V_L \cdot I_L$ (satuan VA / kVA).
2. Standar Proteksi dan PUIL
- Kuat Hantar Arus (KHA): Arus nominal gawai proteksi dan penampang penghantar kabel harus minimal 125% dari arus beban penuh nominal untuk beban motor induksi.
- Sistem Pembumian (Grounding): Nilai resistansi pentanahan instalasi penangkal petir dan bodi peralatan listrik maksimal 5 Ohm menurut standar PUIL.