Halo adik-adik juara! Bilangan cacah (0, 1, 2, 3, ...) adalah dasar dari seluruh perhitungan matematika. Dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD/MI, materi ini menuntut ketelitian tinggi dalam operasi hitung campuran (KABATAKU) dan kemampuan menerjemahkan soal cerita kontekstual ke dalam model matematika.
1. Urutan Hierarki Operasi Campuran (KABATAKU)
1. Tanda Kurung ( ) → Dikerjakan Paling Awal
2. Perkalian (×) dan Pembagian (÷) → Setara (Kiri ke Kanan)
3. Penjumlahan (+) dan Pengurangan (−) → Setara (Kiri ke Kanan)
Ingat: Jangan menjumlahkan terlebih dahulu jika di sebelahnya ada perkalian atau pembagian tanpa kurung!
Contoh Benar
25 + 15 × 4
= 25 + 60 (kali dulu!)
= 85
= 25 + 60 (kali dulu!)
= 85
Kesalahan Sering Terjadi
25 + 15 × 4
= 40 × 4 (SALAH, tambah duluan)
= 160 (Keliru!)
= 40 × 4 (SALAH, tambah duluan)
= 160 (Keliru!)
2. Contoh Soal Cerita Terbahas
Contoh: Pengelolaan Stok Gudang Beras
Sebuah gudang memiliki 24 karung beras yang masing-masing beratnya 50 kg. Beras tersebut dibagikan sama rata kepada 15 panti asuhan. Berapa kg beras yang diterima setiap panti asuhan?
Model Matematika:
1. Hitung total seluruh beras: 24 × 50 = 1.200 kg.
2. Bagi ke 15 panti asuhan: 1.200 ÷ 15 = 80 kg.
Jadi, setiap panti asuhan menerima 80 kg beras.
(24 × 50) ÷ 151. Hitung total seluruh beras: 24 × 50 = 1.200 kg.
2. Bagi ke 15 panti asuhan: 1.200 ÷ 15 = 80 kg.
Jadi, setiap panti asuhan menerima 80 kg beras.