Selamat datang di modul Pendapatan Nasional, Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi, Ketenagakerjaan, serta Inflasi pada TKA Ekonomi SMA/MA! Modul ini mengupas tuntas metode penghitungan Pendapatan Nasional (Pendekatan Produksi, Pendapatan, dan Pengeluaran), konsep GDP, GNP, NNP, NNI, PI, dan DI, indikator pembangunan ekonomi dan ketimpangan (Koefisien Gini & Kurva Lorenz), masalah pengangguran dan upah, serta analisis jenis inflasi dan indeks harga (IHK).
1. Agregat Pendapatan Nasional
Tiga Pendekatan
- Pengeluaran: Y = C + I + G + (X - M).
- Pendapatan: Y = r (sewa) + w (upah) + i (bunga) + p (laba).
- Produksi: Y = Σ Nilai Tambah (Value Added) = Σ (P × Q).
Konversi Agregat
- GNP = GDP ± Pendapatan Neto Faktor Luar Negeri (FPN).
- NNP = GNP - Penyusutan (Depresiasi).
- NNI = NNP - Pajak Tidak Langsung + Subsidi.
- PI = NNI + Transfer Payment - (Laba Ditahan + Iuran Asuransi + Jamsostek + Pajak Perseroan).
- DI (Disposable Income) = PI - Pajak Langsung.
2. Inflasi, Pengangguran & Ketimpangan
Teori & Jenis Inflasi
- Demand-Pull Inflation: kelebihan permintaan agregat menarik harga naik.
- Cost-Push Inflation: kenaikan biaya produksi/kelangkaan input mendorong harga naik.
- Indeks Harga Konsumen (IHK) dan rumus laju inflasi.
Ketenagakerjaan & Distribusi
- Jenis Pengangguran: friksional, struktural, siklis (konjungtur), musiman.
- Kurva Lorenz dan Koefisien Gini (0 = merata sempurna, 1 = timpang mutlak).
- Kriteria Bank Dunia: distribusi pengeluaran 40% penduduk berpendapatan terendah.