Nata Soal
TKA SMA/MA Sejarah Interaktif

Demokrasi Parlementer, Demokrasi Terpimpin, Orde Baru, dan Era Reformasi – Materi & Latihan TKA Sejarah SMA/MA

Analisis dinamika kabinet parlementer, Pemilu 1955, Dekrit Presiden 5 Juli 1959, Manipol-USDEK, Konfrontasi Ganyang Malaysia, Tritura 1966, Supersemar, kebijakan Repelita Orde Baru, krisis moneter 1997/1998, serta demokratisasi era Reformasi.

Tujuan Pembelajaran
  • Menganalisis sistem multi-partai, instabilitas kabinet masa Demokrasi Liberal, dan keberhasilan pelaksanaan Pemilu 1955.
  • Mengevaluasi latar belakang Dekrit Presiden 5 Juli 1959, politik mercusuar, dan konfrontasi luar negeri masa Demokrasi Terpimpin.
  • Menganalisis transisi kekuasaan 1965-1966, Supersemar, program Repelita, Trilogi Pembangunan, dan fusi partai politik era Orde Baru.
  • Mengevaluasi krisis multidimensional 1997/1998, gerakan mahasiswa reformasi, amandemen UUD 1945, otonomi daerah, dan demokratisasi pasca-1998.

Materi & Pembahasan Konsep

TKA SMA/MA

Selamat datang di modul Demokrasi Parlementer, Demokrasi Terpimpin, Orde Baru, dan Era Reformasi pada TKA Sejarah SMA/MA! Modul komprehensif ini menelaah lintasan sejarah politik, ekonomi, dan sosial Indonesia pasca-pengakuan kedaulatan 1949 hingga kontemporer: jatuh-bangun kabinet masa Demokrasi Parlementer (1950–1959), sentralisasi kekuasaan dan politik mercusuar masa Demokrasi Terpimpin (1959–1965), stabilitas politik, Dwifungsi ABRI, dan pembangunan ekonomi era Orde Baru (1966–1998), serta gelombang Reformasi 1998 yang melahirkan tata kelembagaan demokratis baru di Indonesia.

1. Demokrasi Parlementer & Demokrasi Terpimpin

Demokrasi Parlementer (1950–1959)
  • Sistem Pemerintahan: Kabinet bertanggung jawab kepada parlemen (UUDS 1950). Kerap terjadi mosi tidak percaya (7 pergantian kabinet).
  • Prestasi Utama: Konferensi Asia-Afrika (KAA) Bandung 1955 di bawah Kabinet Ali Sastroamidjojo I; Pemilu 1955 yang demokratis memilih DPR dan Konstituante di bawah Kabinet Burhanuddin Harahap.
  • Kebijakan Ekonomi: Gunting Sjafruddin, Gerakan Benteng (Sumitro Djojohadikusumo), Nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia.
Demokrasi Terpimpin (1959–1965)
  • Pemberlakuan: Dekrit Presiden 5 Juli 1959 akibat kebuntuan Konstituante dalam merumuskan UUD baru.
  • Ciri Politik: Dominasi Presiden Soekarno, konsep Nasakom (Nasionalis, Agama, Komunis), pembentukan MPRS/DPAS dan DPR-GR lewat penetapan presiden.
  • Politik Luar Negeri: Konfrontasi Oldefos vs Nefos, Operasi Trikora pembebasan Irian Barat (1962), Dwikora / Ganyang Malaysia (1964), dan keluarnya Indonesia dari PBB (1965).

2. Era Orde Baru & Reformasi

Masa Orde Baru (1966–1998)
  • Fondasi: Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) 1966, penumpasan G30S/PKI, pemulihan hubungan luar negeri (masuk kembali PBB, pembentukan ASEAN 1967).
  • Pembangunan: Trilogi Pembangunan (Stabilitas Politik, Pertumbuhan Ekonomi, Pemerataan) yang dijalankan lewat Repelita dan Pelita; swasembada beras 1984.
  • Restrukturisasi Politik: Fusi partai politik 1973 menjadi 3 kekuatan (PPP, Golkar, PDI), penerapan asas tunggal Pancasila, dan doktrin Dwifungsi ABRI.
Gelombang Reformasi (1998–Sekarang)
  • Pemicu Reformasi: Krisis moneter Asia 1997, inflasi tak terkendali, korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), tragedi Trisakti, serta pengunduran diri Soeharto pada 21 Mei 1998.
  • Agenda Reformasi: Amandemen UUD 1945 (pembatasan masa jabatan presiden, pembentukan MK dan DPD), pencabutan Dwifungsi ABRI (pemisahan TNI dan Polri), otonomi daerah luas (UU No. 22/1999), kebebasan pers, dan pembentukan KPK.
  • Transisi Kepemimpinan: B.J. Habibie, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (Pilpres langsung pertama 2004), hingga Joko Widodo.
Referensi: Kerangka Standar Asesmen TKA Pusmendik Kemendikdasmen RI
Simulasi CBT

Latihan Interaktif (18 Soal)

Penilaian aman & otomatis
Cek Pemahaman
3 Soal
Soal 1 Pilihan Ganda mudah
5 Poin
Faktor utama yang menyebabkan kabinet pada masa Demokrasi Parlementer (1950–1959) kerap mengalami pergantian dalam kurun waktu yang sangat singkat adalah ....
Soal 2 Pilihan Ganda mudah
5 Poin
Manakah di antara pernyataan berikut yang merupakan salah satu isi dari Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno?
Soal 3 Benar / Salah sedang
6 Poin
Tentukan kebenaran dari pernyataan-pernyataan mengenai kebijakan Orde Baru dan Reformasi berikut:
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Fusi partai politik tahun 1973 mereduksi organisasi peserta pemilu menjadi tiga kekuatan: PPP, PDI, dan Golongan Karya.
Pembangunan ekonomi masa Orde Baru diarahkan melalui Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) berlandaskan Trilogi Pembangunan.
Salah satu tuntutan utama gerakan reformasi 1998 adalah memperpanjang masa jabatan presiden tanpa batas demi menjamin kontinuitas ekonomi.
Latihan TKA
10 Soal
Soal 4 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Program 'Gunting Sjafruddin' yang dicanangkan oleh Menteri Keuangan Sjafruddin Prawiranegara pada masa Kabinet Hatta (Maret 1950) bertujuan fundamental untuk ....
Soal 5 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Salah satu prestasi diplomatik terbesar Indonesia pada masa Kabinet Ali Sastroamidjojo I yang membawa dampak signifikan terhadap geopolitik dunia adalah penyelenggaraan ....
Soal 6 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Pemilihan Umum pertama di Indonesia tahun 1955 yang dinilai paling demokratis diselenggarakan pada masa kabinet ....
Soal 7 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Latar belakang utama dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959 oleh Presiden Soekarno ditinjau dari aspek ketatanegaraan adalah ....
Soal 8 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Pada masa Demokrasi Terpimpin, Presiden Soekarno membagi kekuatan dunia menjadi dua poros ideologis yang saling bertentangan, yaitu ....
Soal 9 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Latar belakang lahirnya 'Tritura' (Tri Tuntutan Rakyat) yang digaungkan oleh front aksi mahasiswa (KAMI/KAPPI) pada Januari 1966 adalah ....
Soal 10 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) tahun 1966 yang diberikan oleh Presiden Soekarno kepada Letjen Soeharto secara historis berfungsi sebagai ....
Soal 11 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Langkah awal diplomasi internasional yang diambil oleh pemerintah Orde Baru untuk mengakhiri isolasi politik luar negeri era sebelumnya adalah ....
Soal 12 Benar / Salah sulit
6 Poin
Tentukan kebenaran dari pernyataan-pernyataan mengenai dinamika politik dan ekonomi era Demokrasi Parlementer dan Terpimpin berikut:
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Program Gerakan Benteng digagas oleh Dr. Sumitro Djojohadikusumo untuk menumbuhkan kelas pengusaha pribumi melalui pemberian lisensi istimewa.
Deklarasi Djuanda 1957 menetapkan batas laut teritorial Indonesia sejauh 12 mil dari garis dasar yang menghubungkan titik-titik terluar pulau-pulau nusantara.
Pada masa Demokrasi Terpimpin, Indonesia mendukung sepenuhnya pembentukan Federasi Malaysia sebagai bentuk perwujudan aliansi negara-negara Asia Tenggara.
Soal 13 Benar / Salah sulit
6 Poin
Tentukan kebenaran dari pernyataan-pernyataan mengenai reformasi kelembagaan politik dan hukum pasca-1998 berikut:
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Amandemen UUD 1945 yang berlangsung dalam empat tahapan (1999–2002) menghasilkan lembaga baru seperti Mahkamah Konstitusi dan Dewan Perwakilan Daerah.
Penghapusan doktrin Dwifungsi ABRI berimplikasi pada pemisahan struktural kepolisian (Polri) dari institusi militer (TNI) dan penarikan fraksi militer dari parlemen.
Undang-Undang Otonomi Daerah tahun 1999 bertujuan memusatkan seluruh kendali anggaran dan perizinan fiskal kembali ke tangan presiden.
Tantangan Penalaran
5 Soal
Soal 14 Pilihan Ganda sulit
7 Poin
Cermati narasi historis berikut:\n'Pada dekade 1950-an, Kabinet Natsir mencanangkan Program Benteng guna membangun borjuasi nasional pribumi. Namun, dalam pelaksanaannya muncul praktik 'Ali-Baba', di mana pengusaha pribumi yang mendapatkan lisensi istimewa dari pemerintah menjual lisensinya kepada pengusaha non-pribumi bermodal kuat.'\nBerdasarkan narasi tersebut, kegagalan Program Benteng memberikan pelajaran historis bahwa modernisasi ekonomi nasional tidak dapat berhasil hanya dengan proteksionisme lisensi birokratis karena ....
Soal 15 Pilihan Ganda sulit
7 Poin
Pada masa Demokrasi Terpimpin, pembentukan lembaga-lembaga ekstra-konstitusional seperti DPR-Gotong Royong (DPR-GR), MPRS, dan DPAS melalui Penetapan Presiden (Penpres) mengindikasikan deviasi terhadap prinsip konstitusionalisme UUD 1945 karena ....
Soal 16 Pilihan Ganda sulit
7 Poin
Konsep 'Trilogi Pembangunan' masa Orde Baru menempatkan Stabilitas Politik Nasional yang dinamis sebagai pilar prasyarat utama sebelum Pertumbuhan Ekonomi dan Pemerataan. Implikasi sosiopolitik yang ditimbulkan oleh doktrin stabilitas tersebut terhadap kehidupan masyarakat sipil adalah ....
Soal 17 Pilihan Ganda sulit
7 Poin
Analisis komparatif: Mengapa krisis moneter yang melanda kawasan Asia pada pertengahan 1997 bertransformasi menjadi krisis multidimensional (sosial-politik) yang meruntuhkan rezim Orde Baru di Indonesia, berbeda dengan negara tetangga seperti Malaysia atau Singapura yang mampu pulih lebih cepat?
Soal 18 Benar / Salah sulit
7 Poin
Tentukan kebenaran dari analisis historis mengenai signifikansi era Reformasi bagi arsitektur demokrasi modern Indonesia berikut:
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Sistem pemilihan presiden dan kepala daerah secara langsung merupakan transformasi mendasar reformasi yang mengembalikan kedaulatan tertinggi kepada rakyat.
Pembentukan Mahkamah Konstitusi menciptakan mekanisme pengujian undang-undang terhadap UUD 1945 untuk mencegah kesewenang-wenangan produk legislasi.
Era Reformasi memperketat sistem sensor media dengan mewajibkan perpanjangan Surat Izin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP) setiap tahun.
Sudah Selesai Mengerjakan?

Pastikan semua soal telah kamu jawab sebelum melihat skor dan pembahasan.

Nomor Soal
0 / 18
• Belum • Terjawab • Ragu
Ke Atas Soal
Tes Kemampuan Akademik SMA/MA • Sejarah Gratis & Otomatis