Nata Soal
TKA SMA/MA Sosiologi Interaktif

Konflik Sosial, Kekerasan, Perdamaian, dan Resolusi Konflik – Materi & Latihan TKA Sosiologi SMA/MA

Analisis segitiga kekerasan Johan Galtung, fungsi positif Coser & Dahrendorf, mediasi/arbitrase/transformasi Lederach, restorative justice, serta tradisi Pela Gandong.

Tujuan Pembelajaran
  • Menganalisis jenis kekerasan langsung, struktural, dan kultural menurut Johan Galtung.
  • Mengevaluasi fungsi positif konflik Lewis Coser dan teori otoritas Ralf Dahrendorf.
  • Menganalisis mekanisme resolusi konflik (mediasi, arbitrase, konsiliasi, stalemate).
  • Menerapkan konsep keadilan restoratif, transformasi konflik, dan kearifan lokal perdamaian.

Materi & Pembahasan Konsep

TKA SMA/MA

Selamat datang di modul Konflik Sosial, Kekerasan, Integrasi, Rekonsiliasi, dan Resolusi Konflik pada TKA Sosiologi SMA/MA! Modul ini mendalami akar dan faktor penyebab konflik (perbedaan individu, kebudayaan, kepentingan, perubahan sosial cepat), tipologi konflik (Ralf Dahrendorf, Lewis Coser, Soerjono Soekanto), perbedaan konflik dan kekerasan (kekerasan langsung, struktural, kultural Johan Galtung), tahapan eskalasi konflik, mekanisme resolusi konflik (konsiliasi, mediasi, arbitrase, transformasi konflik), serta integrasi sosial dan perdamaian positif (positive peace).

1. Teori Konflik & Kekerasan (Galtung)

Segitiga Kekerasan Johan Galtung
  • Kekerasan Langsung (Direct Violence): Terlihat kasat mata, fisik/psikis (pemukulan, penembakan, teror).
  • Kekerasan Struktural (Structural Violence): Sistemik, tertanam dalam hukum/kebijakan tidak adil (kemiskinan absolut, peminggiran akses kesehatan/pendidikan).
  • Kekerasan Kultural (Cultural Violence): Norma/agama/ideologi yang melegitimasi kekerasan langsung atau struktural (seksisme, rasisme).
Teori Konflik Dialektis
  • Ralf Dahrendorf: Otoritas dan distribusi kekuasaan dalam asosiasi yang dikoordinasikan (imperatively coordinated associations).
  • Lewis Coser (Fungsi Positif Konflik): Mempererat solidaritas kelompok dalam (in-group solidarity) saat menghadapi ancaman luar, katup penyelamat (safety-valve theory).

2. Resolusi Konflik, Integrasi & Rekonsiliasi

Manajemen & Resolusi Konflik
  • Negosiasi (dialog langsung tanpa perantara).
  • Mediasi (fasilitator netral mencari solusi kompromi).
  • Arbitrase (putusan pihak ketiga mengikat secara yuridis).
  • Transformasi Konflik: mengatasi akar ketidakadilan struktural jangka panjang.
Perdamaian Positif & Negatif
  • Perdamaian Negatif: tiadanya perang fisik terbuka, tetapi ketidakadilan struktural masih membara.
  • Perdamaian Positif: terwujudnya keadilan sosial, persamaan hak, dan tiadanya kekerasan struktural.
Referensi: Kerangka Standar Asesmen TKA Pusmendik Kemendikdasmen RI
Simulasi CBT

Latihan Interaktif (18 Soal)

Penilaian aman & otomatis
Cek Pemahaman
3 Soal
Soal 1 Pilihan Ganda mudah
5 Poin
Dalam teori perdamaian Johan Galtung, bentuk kekerasan yang tidak melibatkan serangan fisik secara langsung melainkan bersumber dari sistem kebijakan ekonomi dan hukum yang diskriminatif sehingga memiskinkan kelompok warga rentan dan menutup akses mereka terhadap pendidikan layak dinamakan kekerasan ...
Soal 2 Benar / Salah mudah
5 Poin
Tentukan kebenaran pandangan Lewis A. Coser mengenai fungsi positif konflik sosial (The Functions of Social Conflict) berikut.
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Konflik dengan kelompok luar (out-group) dapat memperkuat kekompakan, integrasi, dan solidaritas internal kelompok dalam (in-group).
Konsep "katup penyelamat" (safety-valve institution) berfungsi meredakan dan menyalurkan permusuhan tanpa menghancurkan struktur hubungan sosial.
Lewis Coser menyatakan bahwa semua jenis konflik sosial selalu berujung pada kehancuran total seluruh peradaban manusia.
Soal 3 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Perselisihan sengketa tanah warisan antarkeluarga diselesaikan melalui bantuan seorang tokoh adat setempat. Tokoh adat tersebut memfasilitasi dialog, mendengarkan aspirasi kedua belah pihak, dan mengusulkan solusi damai yang dapat diterima bersama, namun tidak memaksakan vonis hukuman. Bentuk akomodasi penyelesaian konflik ini adalah ...
Latihan TKA
10 Soal
Soal 4 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Menurut Ralf Dahrendorf dalam teori konflik modern, sumber utama terjadinya pertentangan dan konflik di dalam kelompok sosial atau masyarakat bukanlah kepemilikan modal materiil semata, melainkan adanya distribusi yang tidak merata atas ...
Soal 5 Pilihan Ganda Kompleks sedang
5 Poin
Kondisi sosial yang menjadi prasyarat mutlak terwujudnya integrasi sosial yang harmonis dan langgeng dalam masyarakat multikultural Indonesia meliputi: (Pilih dua jawaban benar)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Soal 6 Benar / Salah sedang
5 Poin
Analisis pernyataan mengenai konsep Perdamaian Negatif (Negative Peace) dan Perdamaian Positif (Positive Peace) menurut Johan Galtung berikut.
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Perdamaian negatif (negative peace) merujuk pada situasi di mana tidak ada perang terbuka atau kekerasan fisik langsung antarpihak.
Perdamaian positif (positive peace) menuntut pemenuhan keadilan sosial, kesetaraan hak, dan pembebasan dari segala bentuk ketertindasan struktural.
Gencatan senjata sementara di mana rakyat masih mengalami penindasan hukum dan kelaparan sistemik merupakan wujud sejati perdamaian positif.
Soal 7 Pilihan Ganda mudah
5 Poin
Bentuk akomodasi penyelesaian sengketa ketenagakerjaan antara buruh dan manajemen perusahaan yang ditempuh dengan menunjuk pihak ketiga resmi yang keputusannya harus ditaati dan bersifat mengikat secara hukum bagi kedua pihak dinamakan ...
Soal 8 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Konflik berkepanjangan antara dua kubu yang bertikai akhirnya berhenti dengan sendirinya karena kedua belah pihak memiliki kekuatan tempur yang seimbang (sama-sama kuat) sehingga tidak ada pihak yang dapat maju ataupun mundur. Keadaan akomodasi ini dinamakan ...
Soal 9 Pilihan Ganda Kompleks sedang
5 Poin
Tahapan pendekatan "Transformasi Konflik" yang dirumuskan oleh John Paul Lederach berorientasi pada pembangunan perdamaian jangka panjang melalui: (Pilih dua jawaban benar)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Soal 10 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Integrasi sosial yang terbentuk karena adanya fungsi-fungsi tertentu yang saling melengkapi dalam masyarakat yang majemuk (misalnya: suku Bugis mahir dalam pelayaran niaga, suku Minang terampil berdagang, dan suku Jawa tekun dalam pertanian pangan) dinamakan integrasi ...
Soal 11 Benar / Salah sulit
5 Poin
Tentukan status kebenaran pernyataan mengenai perbedaan kekerasan kultural (cultural violence) dan kekerasan langsung berikut.
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Kekerasan kultural merupakan penggunaan aspek kebudayaan (seperti tafsir ideologi ekstrem atau seni) untuk melegitimasi kekerasan langsung dan struktural.
Paham rasisme yang menganggap suatu ras manusia lebih rendah martabatnya dan pantas diperbudak merupakan wujud kekerasan kultural.
Luka memar fisik akibat ledakan granat militer diklasifikasikan ke dalam bentuk kekerasan kultural tak kasat mata.
Soal 12 Pilihan Ganda mudah
5 Poin
Integrasi sosial yang dipaksakan melalui kekuasaan dan ancaman kekerasan fisik oleh aparat otoriter penguasa negara dinamakan integrasi ...
Soal 13 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Penyelesaian konflik bersenjata di Aceh melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Helsinki tahun 2005 yang difasilitasi oleh mantan Presiden Finlandia Martti Ahtisaari sebagai pihak penengah damai merupakan contoh penerapan akomodasi ...
Tantangan Penalaran
5 Soal
Soal 14 Pilihan Ganda sulit
5 Poin
Dalam sosiologi konflik, konsep "Relative Deprivation" (Deprivasi Relatif) menjelaskan bahwa potensi kerusuhan massa atau pemberontakan sosial meletus bukan semata-mata karena kemiskinan absolut, melainkan karena ...
Soal 15 Pilihan Ganda Kompleks sulit
5 Poin
Prinsip keadilan restoratif (Restorative Justice) dalam penyelesaian konflik dan tindak pidana di masyarakat menekankan pendekatan yang berbeda dari keadilan retributif konvensional, yaitu dengan: (Pilih dua jawaban benar)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Soal 16 Benar / Salah sulit
5 Poin
Analisis pernyataan mengenai tahapan eskalasi dinamika konflik sosial (prakonflik, konfrontasi, krisis, pascakonflik) berikut.
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Tahap pra-konflik merupakan periode di mana terdapat ketidaksesuaian tujuan antarkelompok secara laten namun belum meletus dalam tindakan terbuka.
Tahap krisis merupakan puncak eskalasi konflik di mana ketegangan meledak menjadi aksi kekerasan fisik bersenjata secara massal.
Pada tahap pasca-konflik, masyarakat tidak memerlukan upaya rekonsiliasi atau rekonstruksi sosial karena luka batin telah hilang dengan sendirinya.
Soal 17 Pilihan Ganda sulit
5 Poin
Dalam proses asimilasi budaya, peleburan dua kebudayaan berbeda menjadi satu kebudayaan tunggal yang baru sering kali mengalami hambatan kultural yang kuat. Faktor penghambat utama terjadinya asimilasi dalam masyarakat majemuk adalah ...
Soal 18 Pilihan Ganda sulit
5 Poin
Konsep "Kearifan Lokal" (Local Wisdom) di berbagai suku di Indonesia terbukti sangat efektif sebagai pranata tradisional resolusi konflik dan penjaga kohesi sosial. Contoh kearifan lokal di Maluku yang mengikat tali persaudaraan perdamaian antardesa lintas agama adalah tradisi ...
Sudah Selesai Mengerjakan?

Pastikan semua soal telah kamu jawab sebelum melihat skor dan pembahasan.

Nomor Soal
0 / 18
• Belum • Terjawab • Ragu
Ke Atas Soal
Tes Kemampuan Akademik SMA/MA • Sosiologi Gratis & Otomatis