Selamat datang di modul Agribisnis Perikanan Budidaya pada kejuruan Agribisnis Perikanan SMK/MAK!
1. Teknologi Budidaya Ikan & Udang
- Teknologi Bioflok: Memanfaatkan konsorsium mikroorganisme heterotrof (bakteri pengurai, protozoa, algae) yang mengubah senyawa limbah nitrogen anorganik (amonia) menjadi gumpalan protein biomassa (flok) yang dapat dimakan kembali oleh ikan/udang. Membutuhkan aerasi kontinu bertekanan tinggi dan penambahan sumber karbon organik (molase, tepung tapioka) dengan rasio C:N minimal 10:1 hingga 15:1.
- Sistem RAS (Recirculating Aquaculture System): Resirkulasi air tertutup memanfaatkan filtrasi mekanis (drum filter) untuk memisahkan feses padat dan filtrasi biologis (biofilter berisikan media kaldnes) untuk proses nitrifikasi bakteri (amonia -> nitrit -> nitrat).
- Manajemen Pakan:
- Kebutuhan Pakan Harian = Total Biomassa Ikan (kg) x Feeding Rate (% FR).
- Biomassa Ikan = Jumlah Populasi Ikan (ekor) x Berat Rata-rata per Ekor (ABW / Average Body Weight).
- FCR (Feed Conversion Ratio) = Total Pakan Diberikan (kg) / (Biomassa Panen + Biomassa Ikan Mati - Biomassa Awal Tebar).
2. Penanganan Pascapanen & Panen Segar
- Pemberokan (purging / pemuasaan 24-48 jam sebelum panen) untuk mengosongkan isi saluran pencernaan agar bau lumpur (geosmin) hilang dan feses tidak mencemari wadah transportasi.
- Rantai dingin (chilling) menggunakan es curai dengan rasio es : ikan minimal 1:1 untuk mencegah rigor mortis cepat berakhir dan menekan pembusukan autolisis.