Nata Soal
TKA SMK/MAK Agribisnis Perikanan Interaktif

Agribisnis Perikanan Budidaya: Pembenihan, Pembesaran Air Tawar/Payau/Laut, Bioflok, dan Sistem RAS – Materi & Latihan TKA Agribisnis Perikanan SMK/MAK

Teknik pembenihan dan pembesaran komoditas perikanan ekonomis penting (lele, nila, mas, patin, udang vaname, kerapu, bandeng, rumput laut); sistem budidaya intensif dan modern (teknologi Bioflok, Recirculating Aquaculture System / RAS, Karamba Jaring Apung / KJA); penyiapan kolam dan tambak (pengeringan, pengapuran, biosekuriti); manajemen pemberian pakan (feeding rate, feeding frequency, sampling FCR dan laju pertumbuhan spesifik SGR); panen dan pascapanen hidup/segar.

Tujuan Pembelajaran
  • Merancang sistem budidaya perikanan modern menggunakan teknologi Bioflok dan Recirculating Aquaculture System (RAS) berefisiensi tinggi.
  • Melaksanakan tahapan penyiapan wadah budidaya kolam tanah, kolam terpal, dan tambak udang sesuai prinsip Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB).
  • Menghitung kebutuhan pakan harian berdasarkan Feeding Rate (FR), biomassa total populasi, serta mengevaluasi nilai rasio konversi pakan (FCR).
  • Menerapkan teknik pemanenan, penanganan pascapanen ikan segar rantai dingin, dan transportasi benih/ikan hidup sistem tertutup atau terbuka.

Materi & Pembahasan Konsep

TKA SMK/MAK

Selamat datang di modul Agribisnis Perikanan Budidaya pada kejuruan Agribisnis Perikanan SMK/MAK!

1. Teknologi Budidaya Ikan & Udang

  • Teknologi Bioflok: Memanfaatkan konsorsium mikroorganisme heterotrof (bakteri pengurai, protozoa, algae) yang mengubah senyawa limbah nitrogen anorganik (amonia) menjadi gumpalan protein biomassa (flok) yang dapat dimakan kembali oleh ikan/udang. Membutuhkan aerasi kontinu bertekanan tinggi dan penambahan sumber karbon organik (molase, tepung tapioka) dengan rasio C:N minimal 10:1 hingga 15:1.
  • Sistem RAS (Recirculating Aquaculture System): Resirkulasi air tertutup memanfaatkan filtrasi mekanis (drum filter) untuk memisahkan feses padat dan filtrasi biologis (biofilter berisikan media kaldnes) untuk proses nitrifikasi bakteri (amonia -> nitrit -> nitrat).
  • Manajemen Pakan:
    • Kebutuhan Pakan Harian = Total Biomassa Ikan (kg) x Feeding Rate (% FR).
    • Biomassa Ikan = Jumlah Populasi Ikan (ekor) x Berat Rata-rata per Ekor (ABW / Average Body Weight).
    • FCR (Feed Conversion Ratio) = Total Pakan Diberikan (kg) / (Biomassa Panen + Biomassa Ikan Mati - Biomassa Awal Tebar).

2. Penanganan Pascapanen & Panen Segar

  • Pemberokan (purging / pemuasaan 24-48 jam sebelum panen) untuk mengosongkan isi saluran pencernaan agar bau lumpur (geosmin) hilang dan feses tidak mencemari wadah transportasi.
  • Rantai dingin (chilling) menggunakan es curai dengan rasio es : ikan minimal 1:1 untuk mencegah rigor mortis cepat berakhir dan menekan pembusukan autolisis.
Referensi: Kerangka Standar Asesmen TKA Pusmendik Kemendikdasmen RI
Simulasi CBT

Latihan Interaktif (18 Soal)

Penilaian aman & otomatis
Cek Pemahaman
3 Soal
Soal 1 Pilihan Ganda mudah
5 Poin
Pada teknologi budidaya perikanan sistem Bioflok, gumpalan biomassa mikroorganisme (flok) yang terbentuk di dalam air kolam memiliki fungsi utama sebagai:
Soal 2 Pilihan Ganda Kompleks sedang
5 Poin
Tindakan pemuasaan ikan (pemberokan / purging) selama 24 hingga 48 jam sebelum proses pemanenan atau transportasi jarak jauh dilakukan dengan tujuan untuk: (Pilih dua tujuan)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Soal 3 Benar / Salah mudah
5 Poin
Tentukan Benar atau Salah prinsip penyiapan kolam tanah sebelum tebar benih ikan/udang!
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Pengeringan dasar kolam sampai tanah retak-retak berfungsi mengoksidasi bahan organik serta memutus siklus hidup hama dan parasit.
Pemberian kapur pertanian (dolomit / kalsit) pada dasar tambak berfungsi menaikkan pH tanah dasar dan meningkatkan kapasitas penyangga alkalinitas air.
Kolam tanah yang baru saja mengalami kematian massal akibat virus sebaiknya langsung diisi air baru dan ditebari benih tanpa perlu dikeringkan.
Latihan TKA
10 Soal
Soal 4 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Sebuah kolam terpal bundar berisi 2.000 ekor ikan nila dengan rata-rata bobot individu 150 gram. Jika feeding rate (FR) harian ditetapkan sebesar 3% dari total biomassa ikan, berapakah jumlah pakan pelet yang harus diberikan per hari?
Soal 5 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Dalam sistem Resirculating Aquaculture System (RAS), komponen yang berfungsi sebagai 'jantung filtrasi biologis' untuk mengonversi amonia beracun menjadi nitrit lalu nitrat adalah:
Soal 6 Pilihan Ganda Kompleks sedang
5 Poin
Untuk menstimulasi pembentukan flok bakteri heterotrof dalam budidaya ikan lele/nila sistem bioflok, manakah dua sumber karbon organik yang paling lazim ditambahkan ke dalam air kolam? (Pilih dua sumber)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Soal 7 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Pada budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) intensif di tambak, parameter alkalinitas total air tambak yang ideal untuk mendukung pembentukan karapas (kulit keras) dan keberhasilan molting udang adalah:
Soal 8 Benar / Salah sedang
5 Poin
Tentukan Benar atau Salah teknik pembenihan buatan (induced breeding) pada ikan patin atau lele menggunakan hormon!
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Penyuntikan hormon sintetis seperti Ovaprim (analogi GnRH + anti-dopamin) bertujuan merangsang pematangan akhir gonad dan ovulasi telur pada induk betina.
Teknik pengurutan perut (stripping) dilakukan secara lembut ke arah lubang urogenital untuk mengeluarkan butiran telur matang pada saat waktu laten tercapai.
Pencampuran sperma dan sel telur ikan lele harus dilakukan dalam air dingin mendidih selama 1 jam agar terjadi pembuahan sempurna.
Soal 9 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Alat ukur lapangan yang digunakan oleh teknisi tambak perikanan untuk mengetahui salinitas (kadar garam) air laut atau tambak payau secara optik berbasis indeks bias cahaya adalah:
Soal 10 Pilihan Ganda Kompleks sedang
5 Poin
Penanganan ikan segar pascapanen berbasis sistem rantai dingin (cold chain system) memegang peranan krusial dalam menjaga mutu organoleptik. Manakah dua prinsip penanganan es curai yang benar? (Pilih dua prinsip)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Soal 11 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Kecerahan air tambak atau kolam budidaya yang diukur menggunakan piringan hitam-putih Secchi Disk menunjukkan angka ideal untuk pertumbuhan fitoplankton planktonik pada kisaran:
Soal 12 Benar / Salah sedang
5 Poin
Tentukan Benar atau Salah teknik aklimatisasi benih ikan/udang sebelum ditebar ke dalam kolam!
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Aklimatisasi suhu dilakukan dengan mengapungkan kantong plastik pengangkut benih di atas permukaan air kolam selama 15-30 menit hingga suhu seimbang.
Pencampuran air kolam ke dalam kantong benih secara bertahap dilakukan untuk mencegah kejutan osmotik (osmotic shock) akibat perbedaan salinitas dan pH.
Benih yang baru datang dari perjalanan jauh sebaiknya langsung dilempar ke kolam tanpa penyesuaian suhu sama sekali.
Soal 13 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Salah satu keunggulan utama budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) dibandingkan udang windu (Penaeus monodon) adalah:
Tantangan Penalaran
5 Soal
Soal 14 Pilihan Ganda sulit
5 Poin
Sebuah tambak udang seluas 1.000 m² ditebari 150.000 ekor benur vaname. Pada akhir siklus budidaya 90 hari, udang dipanen dengan survival rate (SR) 80% dan berat rata-rata panen (ABW) 20 gram per ekor. Total pakan yang dihabiskan selama siklus tersebut adalah 2.880 kg. Berapakah total tonase panen udang dan berapa nilai Food Conversion Ratio (FCR) tambak tersebut?
Soal 15 Pilihan Ganda Kompleks sulit
5 Poin
Pada kolam bioflok pembesaran ikan nila, pengukuran volume flok menggunakan kerucut Imhoff (Imhoff cone) setelah didiamkan selama 30 menit menunjukkan angka 65 mL/L, sedangkan kadar oksigen terlarut (DO) dini hari anjlok hingga 1,8 ppm. Manakah dua interpretasi kondisi dan langkah mitigasi darurat yang paling tepat? (Pilih dua tindakan)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Soal 16 Benar / Salah sulit
5 Poin
Tentukan Benar atau Salah analisis patologi penyakit viral White Spot Syndrome Virus (WSSV) dan Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND / EMS) pada udang vaname!
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Infeksi White Spot Syndrome Virus (WSSV) ditandai dengan munculnya bercak putih berkapur pada karapas kepala dan dapat memicu kematian massal hingga 100% dalam waktu 3-5 hari.
Penyakit AHPND disebabkan oleh strain spesifik bakteri Vibrio parahaemolyticus pembawa plasmid penghasil toksin biner PirA dan PirB yang menghancurkan organ hepatopankreas udang.
Udang yang terserang virus WSSV akut dapat disembuhkan total dengan merendamnya dalam air tawar selama 5 menit.
Soal 17 Pilihan Ganda sulit
5 Poin
Pada kolam budidaya ikan lele intensif, terdeteksi lonjakan senyawa gas Hidrogen Sulfida (H2S) terlarut sebesar 0,08 ppm di dekat dasar kolam yang berbau telur busuk menyengat, disertai kematian ikan yang menumpuk di dasar. Tindakan biokimiawi dan mekanis paling mendesak untuk menetralkan racun H2S tersebut adalah:
Soal 18 Pilihan Ganda Kompleks sulit
5 Poin
Dalam transportasi benih ikan hidup sistem tertutup (closed system packaging) menggunakan kantong plastik beroksigen murni untuk durasi pengiriman 24-36 jam antar pulau, manakah dua perlakuan standar yang wajib dipenuhi? (Pilih dua perlakuan)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Sudah Selesai Mengerjakan?

Pastikan semua soal telah kamu jawab sebelum melihat skor dan pembahasan.

Nomor Soal
0 / 18
• Belum • Terjawab • Ragu
Ke Atas Soal
Tes Kemampuan Akademik SMK/MAK • Agribisnis Perikanan Gratis & Otomatis