Selamat datang di modul Agribisnis Ternak Unggas dan Ruminansia pada kejuruan Agribisnis Ternak SMK/MAK!
1. Agribisnis Unggas (Broiler & Layer)
- Sistem Brooding (0-14 hari): Fase kritis anak ayam (DOC). Suhu brooding awal 32-34°C, bertahap diturunkan 2°C setiap minggu. Perilaku DOC menjadi indikator kenyamanan termal (menyebar merata = nyaman; berkerumun di bawah pemanas = kedinginan; menjauhi pemanas = kepanasan; berkerumun di satu sudut = ada aliran angin kencang/draft).
- Perkandangan Closed House: Memanfaatkan sistem evaporative cooling pad dan exhaust fan untuk menciptakan efek wind chill (terpaan angin berkecepatan 1,5-2,5 m/detik) dan membuang gas amonia (NH3) serta karbon dioksida.
- FCR (Feed Conversion Ratio): Total Pakan Dikonsumsi (kg) / Pertambahan Bobot Badan Hidup (kg). Semakin kecil nilai FCR, semakin efisien penggunaan pakan.
2. Agribisnis Ruminansia (Sapi Potong & Sapi Perah)
- Sapi Potong (Penggemukan/Feedlot): Target Pertambahan Bobot Badan Harian (PBBH / ADG) 1,0 - 1,5 kg/hari dengan rasio pakan konsentrat : hijauan (misal 70:30 atau 80:20).
- Sapi Perah: Prosedur pemerahan susu higienis: pembersihan ambing dengan air hangat, uji strip cup (mendeteksi mastitis klinis), dipping puting sebelum perah (pre-dipping), pemerahan, dan dipping puting antiseptik sesudah perah (post-dipping) untuk menutup lubang puting. Standar produk: ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal).