Nata Soal
TKA SMK/MAK Kehutanan Interaktif

Inventarisasi Hutan, Pengukuran Kayu Bulat, Pemanenan Ramah Lingkungan (RIL), Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), dan SVLK – Materi & Latihan TKA Kehutanan SMK/MAK

Teknik pengukuran pohon berdiri (pengukuran diameter setinggi dada / dbh dengan phi-band, pengukuran tinggi bebas cabang dengan klinometer/haga altimeter); inventarisasi hutan (cruising tegakan, metode jalur, petak ukur lingkaran); pengukuran dan penetapan volume kayu bulat (rumus Brereton, rumus Huber, rumus Smalian); teknik pemanenan ramah lingkungan (Reduced Impact Logging / RIL / felling, skidding winch, log deck); pemanfaatan dan pengolahan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK / getah pinus, rotan, madu hutan, minyak atsiri kayu putih); Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK) kayu Indonesia.

Tujuan Pembelajaran
  • Menghitung diameter, tinggi pohon, dan menaksir volume tegakan berdiri menggunakan alat ukur kehutanan standar.
  • Menghitung volume kayu bulat rimba komersial menggunakan rumus Brereton berdasarkan diameter ujung, pangkal, dan panjang dolok.
  • Menerapkan prinsip Pemanenan Ramah Lingkungan (Reduced Impact Logging / RIL) untuk meminimalkan kerusakan tegakan tinggal dan erosi tanah.
  • Menganalisis potensi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) dan memahami instrumen legalitas kayu Indonesia melalui Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK).

Materi & Pembahasan Konsep

TKA SMK/MAK

Selamat datang di modul Inventarisasi dan Manajemen Hasil Hutan pada kejuruan Kehutanan SMK/MAK!

1. Pengukuran Pohon & Rumus Brereton

  • Diameter Pohon (dbh): Diukur pada ketinggian 1,30 meter dari atas permukaan tanah (atau 20 cm di atas banir jika berbanir tinggi) menggunakan pita phi (diameter tape) atau caliper garpu pohon. dbh = Keliling / π (3,1416).
  • Pengukuran Tinggi: Menggunakan prinsip trigonometri pada klinometer atau Haga altimeter: Tinggi = Jarak Datar x (tan sudut pucuk - tan sudut pangkal).
  • Volume Kayu Bulat (Rumus Brereton Standar Indonesia):
    V = 0,7854 x (D_rata)² x L / 10.000
    Di mana D_rata adalah rata-rata diameter ujung (du) dan diameter pangkal (dp) dalam satuan cm, dan L adalah panjang batang kayu bulat dalam satuan meter. Satuan akhir volume adalah m³.

2. RIL, HHBK, & SVLK

  • Reduced Impact Logging (RIL): Perencanaan arah rebah pohon terarah (directional felling) ke celah tajuk kosong, pembuatan jalur sarad terencana (skid trail) dengan bulldozer bervolume traksi rendah untuk meminimalkan kerusakan tegakan tinggal hingga 50%.
  • Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK): Getah Pinus (oleoresin), Rotan, Madu sialang hutan, dan Minyak kayu putih (sineol).
  • SVLK: Sistem pelacakan lacak balak (Chain of Custody) dan sertifikasi legalitas kelestarian kayu dari hulu hutan hingga industri hilir ekspor (V-Legal).
Referensi: Kerangka Standar Asesmen TKA Pusmendik Kemendikdasmen RI
Simulasi CBT

Latihan Interaktif (18 Soal)

Penilaian aman & otomatis
Cek Pemahaman
3 Soal
Soal 1 Pilihan Ganda mudah
5 Poin
Standar baku ketinggian pengukuran Diameter Batang Setinggi Dada (Diameter at Breast Height / dbh) pada pohon hutan normal yang tidak memiliki banir tinggi adalah pada ketinggian:
Soal 2 Pilihan Ganda Kompleks sedang
5 Poin
Pemanenan Ramah Lingkungan (Reduced Impact Logging / RIL) bertujuan meminimalkan kerusakan lingkungan akibat eksploitasi kayu. Manakah dua teknik kunci dalam penerapan RIL di hutan alam produksi? (Pilih dua teknik)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Soal 3 Benar / Salah mudah
5 Poin
Tentukan Benar atau Salah prinsip legalitas kayu melalui Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian (SVLK) di Indonesia!
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
SVLK merupakan instrumen wajib yang memastikan seluruh produk perkayuan yang dipanen dan diperdagangkan memenuhi standar legalitas hukum dan prinsip kelestarian hutan.
Kayu yang telah tersertifikasi SVLK dilengkapi dengan Dokumen V-Legal untuk memenuhi persyaratan pasar ekspor internasional (seperti FLEGT-VPA Uni Eropa).
Tujuan utama SVLK adalah menghapus seluruh hutan lindung di Indonesia agar dapat ditebang habis tanpa pengawasan.
Latihan TKA
10 Soal
Soal 4 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Sebatang kayu bulat (log) rimba memiliki diameter rata-rata sebesar 60 cm dan panjang 10 meter. Berapakah volume kayu bulat tersebut jika dihitung menggunakan rumus Brereton standar Indonesia (Rumus: V = 0,7854 x (D)² x L / 10.000)?
Soal 5 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Jika suatu pohon hutan memiliki banir (akar papan) yang tinggi hingga mencapai 2,5 meter dari permukaan tanah, maka pengukuran diameter batang pohon tersebut dilakukan pada ketinggian:
Soal 6 Pilihan Ganda Kompleks sedang
5 Poin
Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) memiliki peranan ekonomi yang sangat strategis bagi masyarakat di sekitar hutan. Manakah dua komoditas yang termasuk dalam HHBK unggulan Indonesia? (Pilih dua komoditas)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Soal 7 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Alat ukur optik genggam yang digunakan oleh rimbawan untuk mengukur sudut elevasi ke puncak tajuk pohon guna menentukan tinggi pohon berdasarkan prinsip trigonometri adalah:
Soal 8 Benar / Salah sedang
5 Poin
Tentukan Benar atau Salah teknik penebangan pohon menggunakan takik rebah dan takik balas!
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Takik rebah (undercut) dibuat pada sisi batang pohon yang menghadap ke arah tujuan jatuhnya pohon.
Takik balas (backcut) dibuat di sisi berlawanan dari takik rebah dengan menyisakan kayu engsel (hinge wood) untuk mengontrol arah jatuhnya pohon.
Memotong tembus seluruh batang secara horizontal tanpa menyisakan kayu engsel adalah cara paling aman untuk menebang pohon raksasa.
Soal 9 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Dalam inventarisasi hutan (cruising tegakan), kegiatan sensus pohon sebelum penebangan (timber cruising) pada petak tebangan Rencana Kerja Tahunan (RKT) dilakukan dengan intensitas sampling sebesar:
Soal 10 Pilihan Ganda Kompleks sedang
5 Poin
Penyadapan getah pinus (Pinus merkusii) di hutan tanaman industri Perum Perhutani dilakukan dengan metode koakan atau metode bor. Manakah dua faktor teknis penentu kelestarian pohon saat penyadapan? (Pilih dua faktor)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Soal 11 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Pita ukur khusus yang skalanya telah dikalibrasikan dengan konstanta Pi (π) sehingga keliling lingkaran pohon yang diukur langsung terbaca sebagai nilai diameter pohon adalah:
Soal 12 Benar / Salah sedang
5 Poin
Tentukan Benar atau Salah prinsip pengolahan dan penyulingan daun kayu putih (Melaleuca cajuputi) menghasilkan minyak atsiri!
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Minyak kayu putih diekstraksi dari daun segar melalui proses penyulingan uap dan air (steam distillation).
Kandungan kimia utama penentu mutu minyak kayu putih adalah senyawa 1,8-sineol (cineole).
Daun kayu putih harus direndam dalam air raksa mendidih selama 3 bulan agar terbentuk minyak wangi.
Soal 13 Pilihan Ganda sedang
5 Poin
Cacat alami pada kayu bulat yang berupa lubang atau pembusukan di bagian tengah silinder batang akibat infeksi jamur pembusuk hati kayu disebut:
Tantangan Penalaran
5 Soal
Soal 14 Pilihan Ganda sulit
5 Poin
Seorang surveyor kehutanan berdiri pada jarak datar 20 meter dari pangkal sebatang pohon meranti. Menggunakan klinometer, terukur sudut elevasi ke puncak tajuk bebas cabang sebesar +45° dan sudut depresi ke pangkal dasar pohon sebesar -5°. (Diketahui tan 45° = 1,000 dan tan 5° = 0,087). Berapakah tinggi pohon meranti tersebut dari pangkal hingga batas cabang pertama?
Soal 15 Pilihan Ganda Kompleks sulit
5 Poin
Dalam pengukuran kayu bulat rimba komersial (log) berdasarkan standar SNI 7533.1:2010, terdapat pengukuran diameter ujung (d1, d2) dan diameter pangkal (d3, d4) tegak lurus terpendek dan terpanjang. Manakah dua aturan pembulatan dan penentuan diameter rata-rata log yang benar? (Pilih dua aturan)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Soal 16 Benar / Salah sulit
5 Poin
Tentukan Benar atau Salah analisis perbandingan dampak kerusakan lingkungan antara metode Pemanenan Konvensional (Conventional Logging) dengan RIL!
Tentukan apakah setiap pernyataan di bawah ini Benar atau Salah!
Pernyataan Benar Salah
Penerapan RIL terbukti mampu mereduksi kerusakan pada tegakan pohon tinggal dan lapisan kanopi hutan hingga 40-50% dibanding pemanenan konvensional.
Penyaradan terencana dengan kabel winch pada jalur sarad RIL meminimalkan kerusakan struktur tanah dan sedimentasi lumpur ke badan sungai hutan.
Penebangan konvensional yang membiarkan traktor bergerak bebas melibas seluruh lantai hutan menghasilkan kelestarian hutan yang jauh lebih baik.
Soal 17 Pilihan Ganda sulit
5 Poin
Sebatang kayu bulat panjang 12 meter memiliki volume kotor (bruto) 4,00 m³. Pada saat pengujian bontos, ditemukan cacat alami berupa lubang hati busuk tembus dari ujung ke pangkal dengan diameter rata-rata lubang gerowong 20 cm. (Volume lubang gerowong = 0,7854 x (20)² x 12 / 10.000 = 0,377 m³ dibulatkan 0,38 m³). Berapakah volume bersih (netto) komersial kayu bulat tersebut yang dapat diakui dalam dokumen Surat Angkutan Kayu Bulat (SAKB)?
Soal 18 Pilihan Ganda Kompleks sulit
5 Poin
Dalam sistem lacak balak (chain of custody) kayu pada industri pengolahan kayu bersertifikat SVLK, manakah dua instrumen dokumen dan penandaan fisik yang wajib melekat pada setiap batang kayu bulat dari tempat penebangan hingga log pond pabrik? (Pilih dua instrumen)
Centang semua pilihan yang kamu anggap benar!
Sudah Selesai Mengerjakan?

Pastikan semua soal telah kamu jawab sebelum melihat skor dan pembahasan.

Nomor Soal
0 / 18
• Belum • Terjawab • Ragu
Ke Atas Soal
Tes Kemampuan Akademik SMK/MAK • Kehutanan Gratis & Otomatis