Selamat datang di modul Tata Suara Lapangan, Penyuntingan Gambar (Editing), dan Manajemen Siaran Televisi pada mata pelajaran Broadcasting dan Perfilman SMK/MAK! Modul ini mendalami aspek pascaproduksi audio-visual dan operasional siaran televisi profesional.
1. Perekaman Suara Lapangan (Location Sound Recording)
- Boom Shotgun Microphone: Mikrofon directional dengan polar pattern supercardioid/lobar, menyerap suara fokus dari arah depan dan meredam noise samping/belakang.
- Windshield & Blimp (Deadcat): Pelindung berbulu untuk meredam derau hembusan angin luar ruangan pada membran mikrofon.
- Headroom & Audio Leveling: Merekam level audio dialog pada rentang nominal -12 dBFS hingga -18 dBFS untuk menghindari distorsi digital (clipping di atas 0 dBFS).
2. Teknik Editing Nonlinear (NLE)
- J-Cut: Audio dari klip adegan berikutnya terdengar lebih dahulu sebelum gambar visual klip berikutnya muncul di layar.
- L-Cut: Gambar visual telah berganti ke klip adegan berikutnya, namun suara audio dari klip sebelumnya masih terus terdengar.
- Match Cut: Penyambungan dua shot berbeda yang memiliki kemiripan komposisi visual atau aksi gerak untuk menciptakan kesinambungan asosiatif.
- Parallel Editing (Cross-Cutting): Penyuntingan berselingan antara dua peristiwa yang terjadi secara bersamaan di tempat berbeda untuk memicu ketegangan naratif.