Selamat datang di modul Permesinan Kapal Penangkap Ikan dan Sistem Refrigerasi pada kejuruan Teknika Kapal Penangkap Ikan SMK/MAK!
1. Motor Diesel Penggerak Utama
- Sistem Pendingin Tidak Langsung: Air tawar bersirkulasi di jaket pendingin silinder mesin (cylinder jacket water suhu 75-85°C) menyerap panas pembakaran, lalu panas tersebut dibuang ke air laut luar melalui alat penukar panas (plate/tubular heat exchanger). Sistem ini mencegah kerak garam dan korosi pada blok silinder mesin.
- Sistem Bahan Bakar: Aliran MDO (Marine Diesel Oil) dari double bottom tank -> transfer pump -> settling tank (tangki endap) -> fuel oil purifier (pemisah air/kotoran) -> service tank (tangki harian) -> supply pump -> filter halus -> fuel injection pump (FIP) -> injector nozzle ke ruang bakar bertekanan tinggi 200-300 bar.
2. Sistem Refrigerasi Palka Kapal Ikan
- Siklus Kompresi Uap:
- Kompresor: Menghisap uap refrigeran bertekanan/suhu rendah dan memampatkannya menjadi uap superheat bertekanan/suhu tinggi.
- Kondensor Laut: Mendinginkan uap refrigeran panas menggunakan sirkulasi air laut hingga mengembun menjadi cairan jenuh bertekanan tinggi.
- Katup Ekspansi (TXV): Menurunkan tekanan dan suhu cairan refrigeran secara drastis melalui ekspansi isentalpik menjadi campuran cair-uap dingin.
- Evaporator (Koil Palka/Chiller): Refrigeran dingin menyerap kalor dari ruang palka/ikan hingga mendidih dan kembali menjadi uap menuju kompresor.
- Metode Pendinginan Ikan: RSW (Refrigerated Sea Water, suhu -1°C s/d 0°C untuk pelagis) dan ABF (Air Blast Freezer, hembusan udara dingin kecepatan tinggi suhu -35°C s/d -40°C membekukan tuna hingga ke pusat daging/thermal center).