Selamat datang di modul Program Linear dan Model Optimasi Produksi untuk Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMK/MAK! Program linear adalah metode matematis terapan yang sangat krusial di dunia industri kejuruan untuk memaksimalkan keuntungan produksi atau meminimalkan biaya operasional di bawah kendala keterbatasan bahan baku, kapasitas mesin, dan jam kerja tenaga kerja.
1. Tahapan Pemodelan & Uji Titik Pojok
Perumusan Model Matematika
- Tetapkan variabel keputusan:
x(produk A) dany(produk B). - Syarat non-negatif:
x ≥ 0dany ≥ 0. - Fungsi kendala pembatas (bahan, waktu, modal):
a1x + b1y ≤ C1. - Fungsi objektif sasaran (laba/biaya):
Z = c1x + c2y.
Penentuan Nilai Optimum (Titik Ekstrim)
- Gambar garis-garis pembatas pada bidang Cartesius.
- Arsir Daerah Himpunan Penyelesaian (DHP) yang memenuhi seluruh kendala simultan.
- Tentukan koordinat seluruh titik pojok pembatas DHP.
- Substitusikan koordinat titik pojok ke fungsi objektif
Z. Nilai terbesar adalah laba maksimum, dan nilai terkecil adalah biaya minimum.
2. Contoh Kasus Optimasi Produksi Konveksi
Kasus Industri Busana:
Sebuah unit produksi konveksi SMK membuat kemeja (x) dan celana (y). Kemeja memerlukan 1,5 m kain katun dan 1 m kain drill, dengan laba Rp30.000,00. Celana memerlukan 1 m kain katun dan 2 m kain drill, dengan laba Rp40.000,00. Persediaan katun 150 m dan drill 200 m.
1.
1,5x + y ≤ 150 → 3x + 2y ≤ 3002.
x + 2y ≤ 2003.
x ≥ 0, y ≥ 04. Fungsi objektif:
Z = 30.000x + 40.000y.Titik potong garis (1) dan (2):
2x = 100 → x = 50, y = 75.Titik-titik pojok DHP: (0, 0), (100, 0), (0, 100), (50, 75).
• Z(100, 0) = Rp3.000.000,00.
• Z(0, 100) = Rp4.000.000,00.
• Z(50, 75) = 30.000(50) + 40.000(75) = 1.500.000 + 3.000.000 = Rp4.500.000,00 (Laba Maksimum).