Selamat datang di modul Teorema Pythagoras dan Penerapannya untuk TKA SMP/MTs! Teorema Pythagoras merupakan salah satu pilar geometri tertua dan terpenting dalam asesmen kompetensi akademik. Pemahaman hubungan sisi-sisi segitiga siku-siku, tripel Pythagoras, dan aplikasinya pada diagonal ruang balok serta situasi navigasi sangat diutamakan.
1. Rumus Pokok & Tripel Pythagoras Wajib Hafal
Rumus Dasar Segitiga Siku-Siku
Pada segitiga siku-siku dengan sisi miring (hipotenusa) c dan sisi penyiku a dan b:
a2 = c2 - b2 | b2 = c2 - a2
Tripel Pythagoras Populer (Trik Cepat TKA)
- 3, 4, 5 → kelipatan: (6, 8, 10), (9, 12, 15), (15, 20, 25)
- 5, 12, 13 → kelipatan: (10, 24, 26)
- 7, 24, 25
- 8, 15, 17
- 9, 40, 41
Kebalikan Teorema Pythagoras (Jenis Segitiga)
2. Contoh Soal Penerapan Teorema Pythagoras
Contoh 1: Tangga yang Disandarkan pada Dinding
Sebuah tangga yang panjangnya 5 meter disandarkan pada dinding rumah. Jika jarak pangkal tangga ke dinding tanah adalah 3 meter, berapakah tinggi dinding yang dicapai tangga tersebut?
1. Panjang tangga = sisi miring (c) = 5 m.
2. Jarak pangkal ke dinding = alas (a) = 3 m.
3. Tinggi dinding (b) =
√(5² - 3²) = √(25 - 9) = √16 = 4 meter.
Contoh 2: Navigasi Kapal Laut
Sebuah kapal berlayar ke arah utara sejauh 24 km, kemudian berbelok ke arah barat sejauh 7 km. Berapakah jarak terpendek kapal tersebut dari titik keberangkatan semula?
1. Arah utara dan barat saling tegak lurus membentuk sudut siku-siku 90°.
2. Sisi penyiku: a = 24 km, b = 7 km.
3. Jarak terpendek (hipotenusa) =
√(24² + 7²) = √(576 + 49) = √625 = 25 km.